|
|
|
| Pernik |
[666 Reads]  |
|
Takbir Kebimbangan |
Posted by: didit on Wednesday, January 09, 2008 - 10:44
|
Hudzaifah.org - Haru ketika aku mengingat hal ini, teringat masa kanak-kanakku dulu di kala malam takbiran datang maka bersama teman-teman aku berkeliling kota Jakarta dengan menaiki kendaraan bak terbuka. Riang, bahagia, entah apa lagi perasaanku kala itu, tapi yang pasti aku merasa ketika itu seperti anak sekolah yang menanti bel pulang ke rumah, serasa telah terbebas dari segala macam kewajiban.
Kini ketika aku telah menjadi sarjana, maka aku pun memandangnya dengan berbeda. Yaa mungkin ketika melihat adik-adik kecilku bertakbir aku terharu mengingat masa kecilku, tetapi ketika di usiaku saat ini, melihat segala fenomena yang ada, hanya kebimbangan yang ada. Bimbang melihat orang tua yang masih saja disibukkan dengan urusan duniawi untuk menyambut tamu-tamu mereka keesokan harinya. Bingung melihat para remaja yang disibukkan sms-an, dengan pujaan hatinya berjanji untuk mengenakan pakaian yang serupa pada saat shalat ied besok. Bingung melihat para artis di televisi yang seolah-olah dengan mudahnya melepas hijab setelah sebelumnya dipakai saat ramadhan.
Kini aku tak tahu harus berkata apa dengan melihat keadaan yang ada, mendengar takbir menggema dimana-mana, hati ini sangatlah terharu ketika mengingat masa kecilku, hati ini seperti tersayat ketika melihat orang melepas Ramadhan dengan aktivitas duniawi.
Yaa Rabb do’akan lah hambaMu yang da’if ini agar menjadi orang yang kuat menghadapi permasalahan seperti ini dan berilah aku petunjukMu untuk mengarungi hidup sebelas bulan ke depan hingga kembali bertemu dengan Ramadhan yang agung, amin.
|
| |
|
| Takbir Kebimbangan | Log-in or register a new user account | 0 Comments |
|
| Comments are statements made by the person that posted them. They do not necessarily represent the opinions of the site editor. |
|