Welcome Guest : : Register Lost Password Log-in : :

Demi dzat yang diriku ada di tangan-Nya, tidaklah seseorang terluka di jalan Allah - Allah lebih tahu siapa yang terluka di jalan Allah - kecuali ia datang pada hari Kiamat, warna (luka)nya warna darah, tetapi baunya aroma misik.

-- Hadits

AGENDA: 

Upcoming Events

Sun, 22 March 2009


[ Search ]
 
Hudzaifah.org
Poll 
Media apakah yang kini mendominasi sebagai media sumber informasi sehari-hari kamu?

[ Results | Polls ] Votes: 1073  
Halaqah 
Mengenal Islam (I)...
Mengenal Islam (VI...
Mengenal Islam (V)...
 
Advanced Search
Dengarkan ayat ini...26. 45. Kemudian Musa menjatuhkan tongkatnya maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu (1083). [1083]. Maksudnya: tali temali dan tongkat-tongkat yang dilemparkan ahli sihir itu yang terbayang seolah-olah menjadi ular, semuanya ditelan oleh tongkat Musa yang benar-benar menjadi ular.   (QS. Asy Syu'araa [26] : 45)
 
Kajian [1386 Reads] Send this story to someone Printer-friendly page
Pekerjaan Seorang Manajer Rekruitmen Dakwah Kampus
Posted by: jurnalis on Tuesday, October 16, 2007 - 11:41

Hudzaifah.org - Dalam organisasi, ada struktur vertikal dan horizontal. Struktur berfungsi untuk memetakan hak dan kewajiban masing-masing individu dalam organisasi tersebut. Supaya rapi, terorganisir. Bila ada salah satu bagian yang tidak efektif, maka bisa saja semuanya akan berantakan! Struktur skup perusahaan, ada yang berperan sebagai direktur, manajer, pemilik, pemegang saham, dll.

Dakwah Kampus (DK) pun memiliki struktur. Skup universitas dan fakultas. Untuk skup fakultas, ada Ketua Umum, Ketua Keputrian, Ketua Departemen, Sekretaris Departemen dan anggota masing-masing departemen.

Dakwah eksternal tak ubahnya seperti menjual produk/jasa untuk mencapai target. Syiar Islam. Pun dakwah internal, aktivitas penjualan ditujukan kepada para kader agar kuantitasnya meningkat dalam sebuah organisasi. Sesuai target.

Intinya, rekruitmen dalam DK adalah pekerjaan yang bisa dilakukan oleh departemen syiar, kaderisasi dan siyasi. Hanya berbeda objeknya saja. Pada bahasan ini, aktivitas penjualan difokuskan pada peran seorang manajer. Dalam konteks ini, BPH (Badan Pengurus Harian) universitas dan fakultas, tak ubahnya seperti para manajer karena Anda harus me-manage, memberi laporan kepada qiyadah Anda, senantiasa memotivasi dan menjaga anggota-anggota Anda dalam sebuah tim yang solid untuk mencapai tujuan, misi dan visi organisasi. Nah, tetapi apakah Anda sudah masuk kategori sebagai seorang manajer? Apa bedanya manajer rekruitmen dan anggota rekruitmen ? ”Apakah pekerjaan dari seorang manajer?”

Fungsi-fungsi Umum

Sesuai namanya, tugas utama dari seorang manajer adalah me-manage/ mengelola. Periksalah semua buku mengenai managerial skill, maka Anda akan menemukan bahwa istilah dari ”manajer” itu berarti seseorang yang dapat menyelesaikan pekerjaan ”melalui orang lain”. Manajer rekruitmen DK pun sama. Tugas Anda adalah untuk mencapai target rekruitmen yang diberikan kepada Anda (dan Anda sudah berkomitmen untuk mencapainya) MELALUI ORANG LAIN (artinya anggota Anda).

Bila Anda adalah seorang BPH, tetapi Anda mendapatkan lebih banyak ”order” dari para anggota Anda; dan bila Anda berhenti merekrut, tim Anda tidak dapat mencapai target rekruitmen, maka mohon maaf untuk mengatakan bahwa Anda BUKANLAH seorang manajer rekruitmen DK. Anda hanyalah seorang ”salesman” yang diberi jabatan glamor ”manajer”. Anda belum benar-benar me-manage. Karena bila benar-benar demikian, maka tim Andalah yang akan mencapai target rekruitmen, bukan Anda! Jadi, sebaiknya Anda berhenti merekrut dan mulailah me-manage!

Tugas Anda adalah mengelola tim dari para anggota rekruitmen. Inilah beberapa hal yang harus Anda lakukan sebagai seorang manajer:

1. Sadarilah bahwa Anda adalah ”jembatan penghubung” yang penting antara para perekrut dengan manajemen atau qiyadah.

Anda bertindak sebagai saluran atau jembatan agar semuanya dapat mengalir lancar. Bila menghadapi tim anggota rekruitmen, Anda sebenarnya adalah perwakilan dari pihak manajemen atau qiyadah. Anda harus MENERJEMAHKAN (bukan hanya membeo) ide-ide dari manajemen kepada anggota dengan bahasa yang dapat mereka terima dan dimengerti mereka.

Pada saat yang sama, bila Anda menghadapi pihak manajemen atau qiyadah, Anda sebenarnya menjadi perwakilaan dari tim anggota rekruitmen. Anda harus MENERJEMAHKAN aspirasi, permintaan, kebutuhan, dan keinginan mereka ke dalam bahasa yang dapat diterima dan dimengerti oleh pihak manajemen atau qiyadah. Hanya jika Anda dapat memainkan peran ini dengan efektiflah, maka organisasi akan dapat maju dan berkembang.

Banyak organisasi yang memiliki manajemen yang bagus, tapi mempunyai anggota rekruitmen yang tidak terorganisir, tidak terkoordinasi, dan tidak termotivasi. Sebaliknya, banyak juga organisasi dengan anggota rekruitmen yang kompeten, tetapi tidak sinkron dengan manajemennya. Kedua pihak merasa frustasi. Mengapa? Jembatannya ”rusak”. Dengan kata lain, manajer rekruitmennya tidak efektif dalam menerjemahkan ide-ide dari manajemen atau qiyadah kepada anggota rekruitmennya, begitu juga sebaliknya. Inilah alasannya mengapa para manajer kerap dilangkahi. Para petinggi / qiyadah (direktur, pemilik) melangkahi para manajer dan berbicara langsung dengan anggota rekruitmen, atau anggota melangkahi manajernya dan berbicara langsung kepada para petinggi.

Ini karena mereka berpendapat bahwa ”jembatan penghubungnya” (Anda!) rusak atau tidak efektif! Jadi, bila Anda kerap dilangkahi, jangan menyalahkan orang lain. Tanyakan pada diri Anda sendiri mengapa orang lain lebih suka langsung menuju ke atasan atau ke bawahan, tanpa melewati Anda! Anda adalah jembatan penghubung yang paling penting antara pihak manajemen/ qiyadah dan para anggota rekruitmen Anda, begitu juga sebaliknya! Bila Anda tidak efektif, semuanya akan berantakan!

2. Seorang manajer haruslah mempunyai rencana (planning)

Kedengarannya sangat biasa. Bahkan sangat klise! Tetapi planning berarti MELIHAT KE DEPAN... antisipasi. Anda harus memvisualisasikan keadaan masa depan ”akan seperti apa skenarionya setelah 2 tahun ke depan nanti? Ke mana arah dari manajemen organisasi? Apa yang akan dicapai manajemen 2 tahun dari sekarang? Akan seperti apa iklim Dakwah Kampus 2 tahun dari sekarang? Bagaimana keadaan kompetisi (intenal dan ekternal) 2 tahun ke depan? Apa yang akan menjadi kebutuhan, keinginan, ekspetasi, dan perilaku dari pasar di kampus pada 2 tahun ke depan? Seperti apa tren produk/jasa untuk syiar Islam dan produk/jasa apa saja yang sudah tidak tren lagi 2 tahun dari sekarang? Seperti apa bentuk kebijakan otoritas kampus 2 tahun dari sekarang dan apa dampaknya bagi organisasi Anda? Begitu Anda mempunyai gambaran jernih skenario masa depan, tanyalah pada diri sendiri:

* Apa yang sudah saya lakukan SEKARANG sehingga bila nanti kesempatannya datang (pada masa depan) tim dan saya sudah siap untuk mengambil dan memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal?
* Apa yang harus saya lakukan SEKARANG supaya saya bisa mencegah masalah-masalah yang nanti mungkin akan muncul? Lalu tanyakan lagi pada diri Anda:

* Apakah infrastruktur yang dimiliki sekarang sudah mencukupi untuk mengambil kesempatan yang akan datang 2 tahun lagi? Bila tidak, apa saja yang perlu ditingkatkan, ditambahkan, dibuang, atau diubah?

* Apakah SDM yang dimiliki saat ini sudah mencukupi untuk mengambil kesempatan yang akan datang 2 tahun lagi? Bila tidak, siapa yang akan dikembangkan, ditambahkan, dipindahkan atau dikeluarkan?

* Lalu Anda membuat RENCANA “apa yang perlu dilakukan langkah demi langkah untuk memperbaharui, menambah, mengurangi, mengubah apa pun yang diperlukan untuk mempersiapkan tim Anda.” Setelah itu, Anda memikirkan berapa anggaran yang diperlukan.

Koordinasi
Manajer harus berkoordinaasi dengan semua sumber daya yang telah diberikan (Seperti tim ta’rif, takwin dan tanfidz di departemen Kaderisasi, Syiar, Siyasi -red). Para manajer harus mengkoordinasikan semua hal-hal ini supaya:

* Bisa bekerja dengan optimal (efisien dan tanpa pemborosan) dan mampu memanfaatkan kesempatan-kesempatan SEKARANG.

* Semua searah tujuan, misi, dan visi organisasi dan mampu memanfaatkan kesempatan di MASA DEPAN.




Sumber : Majalah Marketing No. 10/VII/Oktober/2007
Modified by : Jundullah 0719


Send this story to someone Printer-friendly page
 
Related links 
· More about Manajemen
· News by jurnalis


Most-read story in Manajemen:
Kiat-Kiat Praktis Mengelola Waktu



Pesan Singkat


Hanya yang sudah login yang dapat mengisi pesan singkat 

Pekerjaan Seorang Manajer Rekruitmen Dakwah Kampus | Log-in or register a new user account | 0 Comments
Comments are statements made by the person that posted them.
They do not necessarily represent the opinions of the site editor.



Hudzaifah.org
Tampilan terbaik pada resolusi 1024 x 768
You can log-in or register for a user account here.

Hudzaifah.org, since January 2003 - about - contact - powered by Postnuke
Tidak dilarang menyebarluaskan artikel2 di situs ini dengan menyebutkan sumbernya