Welcome Guest : : Register Lost Password Log-in : :

Barangsiapa yang tidak memperhatikan perkara kaum muslimin, maka dia bukan golongan mereka.

-- Hadits

AGENDA: 

Upcoming Events

Sun, 22 March 2009


[ Search ]
 
Hudzaifah.org
Poll 
Media apakah yang kini mendominasi sebagai media sumber informasi sehari-hari kamu?

[ Results | Polls ] Votes: 1073  
Halaqah 
Mengenal Islam (I)...
Mengenal Islam (VI...
Mengenal Islam (V)...
 
Advanced Search
Dengarkan ayat ini...18. 40. maka mudah-mudahan Tuhanku, akan memberi kepadaku (kebun) yang lebih baik dari pada kebunmu (ini); dan mudah-mudahan Dia mengirimkan keten- tuan (petir) dari langit kepada kebunmu; hingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin;   (QS. Al Kahfi [18] : 40)
 
Kisah & Hikmah [1545 Reads] Send this story to someone Printer-friendly page
Nasehat yang Keras dan Kasar
Posted by: SangHikmah on Friday, March 23, 2007 - 04:49

Hudzaifah.org - Khalifah Harun ar-Rasyid mengajarkan kepada al-Ashmai tentang prinsip-prinsip dan kaidah nahi mungkar terhadap penguasa (pejabat). Suatu ketika seorang dai yang tidak mengetahui sedikit pun tentang prinsip-prinsip itu mendatangi khalifah, dan menasehatinya dengan kata-kata keras dan kasar. Meskipun ar-Rasyid menyenangi para ulama dan sering duduk-duduk bersama mereka sambil mendengarkan nasehat mereka, lain halnya dengan orang yang satu ini.

Ar-Rasyid berkata kepadanya, ”Cobalah engkau berbicara dengan baik dan objektif kepadaku.”

Dai itu menjawab, ”Itu adalah yang paling minimal bagimu.”

Ar-Rasyid, ”Cobalah beritahu kepadaku siapa yang lebih jahat, aku atau Firaun?”

Sang dai, ”Firaun.”

Ar-Rasyid, ”Siapakah yang lebih baik, engkau atau Musa bin Imran?”

Sang dai, ”Musa.”

Ar-Rasyid, ”Apakah engkau tidak tahu ketika Allah SWT mengutus Musa dan saudaranya Harun kepada Firaun? Allah berpesan kepada keduanya, ”Maka bicaralah kamu berdua kepadanya dengan perkataan yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.”

Sang dai, ”Ya, aku tahu.”

Ar-Rasyid, ”Itu adalah Firaun yang penuh kesombongan dan kezaliman, sementara engkau datang kepadaku dengan keadaan begitu. Aku melaksanakan kewajiban-kewajibanku terhadap Allah, aku hanya menyembah kepada Allah. Aku menaati hukum-hukum, perintah dan larangan-Nya, sedangkan engkau menasehatiku dengan nada yang keras dan kata-kata yang kasar tanpa tata krama dan akhlak. Engkau tidak akan aman dan selamat jika aku menangkapmu. Dan jika engkau telah menawarkan jiwamu, berarti engkau sudah tidak memerlukannya lagi.”

Sang dai, ”Aku telah bersalah, wahai Amirul Mukminin dan aku minta maaf.”

Ar-Rasyid, ”Semoga Allah mengampunimu.”

Kemudian khalifah memberinya uang dua puluh ribu dirham, tetapi sang dai menolak menerimanya. []



Sumber : Hikmah dalam Humor, Kisah dan Pepatah Jilid 1-6
Send this story to someone Printer-friendly page
 
Related links 
· More about Akhlaq dan Kepribadian
· News by SangHikmah


Most-read story in Akhlaq dan Kepribadian:
Duh, Jaga Hijab Dong...



Pesan Singkat


Hanya yang sudah login yang dapat mengisi pesan singkat 

Nasehat yang Keras dan Kasar | Log-in or register a new user account | 0 Comments
Comments are statements made by the person that posted them.
They do not necessarily represent the opinions of the site editor.



Hudzaifah.org
Tampilan terbaik pada resolusi 1024 x 768
You can log-in or register for a user account here.

Hudzaifah.org, since January 2003 - about - contact - powered by Postnuke
Tidak dilarang menyebarluaskan artikel2 di situs ini dengan menyebutkan sumbernya