Welcome Guest : : Register Lost Password Log-in : :

Apabila akhir zaman semakin dekat maka banyak orang yang berpakaian jubah, dominasi perdagangan, harta kekayaan melimpah, para pemilik modal diagungkan, kemesuman merajalela, kanak-kanak dijadikan pemimpin, dominasi perempuan, kelaliman penguasa, manipulasi takaran dan timbangan, orang lebih suka memelihara anjing piaraannya daripada anaknya sendiri, tidak menghormati orang yang lebih tua, tidak menyayangi yang kecil, membiaknya anak-anak zina, sampai-sampai orang bisa menyetubuhi perempuan di tengah jalan, maka orang yang paling baik di zaman itu hanya bisa mengatakan: tolonglah kalian menyingkir dari jalan, mereka berpakaian kulit domba tetapi berhati serigala, orang paling ideal di zaman itu adalah para penjilat.

-- HR. Thabrani

AGENDA: 

Upcoming Events

Mon, 22 March 2010


[ Search ]
 
Indojilbab.com
Poll 
Media apakah yang kini mendominasi sebagai media sumber informasi sehari-hari kamu?

[ Results | Polls ] Votes: 1956  
Halaqah 
Mengenal Islam (I)...
Mengenal Islam (VI...
Mengenal Islam (V)...
 
Advanced Search
Dengarkan ayat ini...23. 114. Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui [1028]" [1028]. Maksudnya: mereka hendaknya harus mengetahui bahwa hidup di dunia itu hanyalah sebentar saja, sebab itu mereka seharusnya janganlah hanya mencurahkan perhatian kepada urusan duniawi saja.   (QS. Al Mu'minuun [23] : 114)
 
Halaqah [14852 Reads] Send this story to someone Printer-friendly page
Mengenal Islam (I), Makna Secara Istilah
Posted by: abusafar on Wednesday, April 12, 2006 - 07:47

Hudzaifah.org - Sobat muslim, mari kita lanjutkan kembali pembahasan kita mengenai Islam. Setelah kita sudah mengenal Islam dari segi bahasa, kini kita akan bahas makna Islam dari segi istilah.

Secara istilah, Islam berarti wahyu Allah, diin para nabi dan rasul, pedoman hidup manusia, hukum-hukum Allah yang ada di dalam Al Qur'an dan As Sunnah, dan dia merupakan jalan yang lurus, untuk keselamatan dunia dan akhirat. Agar memudahkan pembahasan, insya Allah akan saya bagi pembahasan kita kali ini menjadi sebagai berikut:

1. Islam adalah Wahyu Illahi (Wahyu Allah)
2. Islam adalah diin para Nabi dan Rasul
3. Islam adalah pedoman hidup manusia
4. Islam adalah Hukum-hukum Allah
5. Islam adalah jalan yang lurus
6. Islam adalah keselamatan dunia dan akhirat

Agar tidak terlalu panjang, semua pembahasan itu insya Allah akan saya bagi menjadi beberapa artikel bersambung.

Baiklah, mari kita kaji bagian yang pertama.

I. Islam adalah Wahyu Illahi (Wahyu Allah).

Makna pertama, Islam adalah wahyu Illahi. Sebagaimana yang kita ketahui, Islam memiliki pedoman utama yaitu Al Qur'an dan As Sunnah. Al Qur'an adalah wahyu Allah, sehingga ajaran Islam sepenuhnya adalah dari Allah SWT, bukan dari ciptaan manusia. Atau dengan kata lain, Islam adalah dari firman Allah, bukan buatan manusia. Sedangkan As Sunnah hukum kedua setelah Al Qur'an, dia merupakan apa-apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW. Rasul sendiri merupakan manusia pilihan Allah SWT yang menyampaikan firman-firman Allah melalui perantara malaikat Jibril AS. Yang Rasul katakan tidak lain adalah wahyu yang diwahyukan. Sebagaimana yang Allah firmankan dalam ayat berikut ini:

"...dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quraan) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)." (QS. An Najm: 3-4)

Karena sumbernya yang jelas dan hakiki, yaitu wahyu Illahi, dengan demikian Islam tidak dapat disamakan dengan agama, kepercayaan, atau isme/paham lainnya. Selain itu, Islam tidak mungkin kurang, tidak lengkap, atau tidak sesuai dengan manusia. Akan tetapi Islam sangat sesuai dengan manusia, karena sumber Islam dan yang menciptakan manusia adalah sama, yaitu Allah SWT. Allah yang menciptakan manusia pasti tahu dan mengenal siapa itu manusia, dan mengetahui apa yang dia butuhkan, termasuk tahu apa tujuan diciptakannya manusia. Sedangkan manusia, belum tentu mengenal secara sempurna manusia itu sendiri. Sehingga pedoman hidup, agama, atau paham buatan manusia (misalnya kapitalisme, komunisme, dll) tidak akan sesuai dengan manusia, bahkan akan membawa kehancuran bagi seluruh manusia.

Selain itu, karena sumber Islam adalah dari Allah SWT, maka tidak ada keragu-raguan dalam Islam. Tidak ada ketimpangan di dalamnya, sehingga tidak membuat kita bingung sebagaimana dalam agama atau paham lainnya. Karena wahyu merupakan simbol keterarahan dan keteraturan.

Islam bukan pula sebuah tradisi, apalagi kalau dikatakan tradisi bangsa Arab. Islam adalah rahmatan lil'alamin (rahmat bagi seluru semesta alam), karena bersumber dari yang menciptakan alam semesta. Berbeda dengan agama dan isme lainnya yang bisa jadi merupakan tradisi atau pemikiran tertentu, karena diciptakan oleh manusia. Jika Islam (wahyu Allah) dapat ditegakkan maka kezaliman akan hilang/kalah. Dan bila tidak mengikuti wahyu Allah, maka manusia akan ditimpa kemiskinan, bencana, dan kemurkaan dari Allah SWT. Sebagaimana dalam surat Al Anbiyaa ayat 1 - 15.

Dengan demikian, maka sudah seharusnya seorang muslim memiliki ketundukan kepada wahyu Allah SWT. Segala yang Allah perintahkan harus dilaksanakan, dan segala yang Allah larang harus dijauhi. Termasuk di dalamnya adalah mengikuti apa -apa yang disampaikan oleh Rasulullah SAW.

Sobat muslim, insya Allah akan kita sambung ke bagian ke-2. []

(by abusafar :: serial Tarbiyah Islamiyah: ma'rifatul dinul Islam)
Send this story to someone Printer-friendly page
 
Related links 
· More about Aqidah
· News by abusafar


Most-read story in Aqidah:
Mengenal Islam (VI), Makna Secara Bahasa



Pesan Singkat


Hanya yang sudah login yang dapat mengisi pesan singkat 

Mengenal Islam (I), Makna Secara Istilah | Log-in or register a new user account | 0 Comments
Comments are statements made by the person that posted them.
They do not necessarily represent the opinions of the site editor.



Hudzaifah.org
Tampilan terbaik pada resolusi 1024 x 768
You can log-in or register for a user account here.

Hudzaifah.org, since January 2003 - about - contact - powered by Postnuke
Tidak dilarang menyebarluaskan artikel2 di situs ini dengan menyebutkan sumbernya